Senja di ufuk barat….

Alhamdulillah…..
Hari senin, hari yang identik dengan setumpuk kesibukan. Tak terkecuali dengan diriku. Seharian bergelut dengan bahan-bahan kimia serasa membuat penat pikiran beserta sendi2 tubuh. Tapi alhamdulillah, semoga dengan keikhlasan Allah akan menghilangkan semua rasa capek yang ada pada diriku dan yang terpenting juga Allah menerima segala amalan yang telah aku usahakan.
Tepat jam 05.00 sore aku beranjak meninggalkan tempat kegiatan yaitu tempatku melaksanakan tugas field work selama satu bulan yaitu TISTR (Thailand Institute of Scientific and Technological Research). Dari lantai tujuh segera saja aku bersama ketiga temanq menekan tombol dengan arah kebawah untuk menuju ke lantai satu. Tidak seperti biasa, hari ini kendaraan yang biasa menjemput kita menuju tempat pemberhentian bus datang agak terlambat, entah kenapa aku tidak tahu. Sambil duduk teras bagian depan TISTR aku bersama teman2 bersabar menunggu datangnya van (kendaraan tsb). Tapi tak lama kemudian kendaraan tersebut datang. Perjalanan menuju tempat pemberhentian bus tak lebih dari setengah jam, dan aku bersama ketiga temanku turun di halte depan panti jompo.
Sambil menunggu datangnya bus dengan nomor 538 atau 188 dengan tujuan Muang Ake, aku duduk ditempat duduk yang ada di halte tersebut sambil memandang ke arah barat. Jam 05.15 sore matahari masih mampu menerangi bumi gajah putih dengan senyumnya yang begitu indah. Subhanallah, karunia Allah yang telah mengatur perjalanan segala apa yang ada didunia ini dengan keteraturan yang begitu sempurna. Allah memberikan segala kenikmatan kepada kita tanpa mengharap imbalan apapun dari kita. Tapi kita sering melupakan hal tersebut. Semoga dihari depan kita bisa lebih banyak bersyukur kepada Allah.
Tak lama kemudian bus dengan nomor 188 datang. Aku bersama ketiga temankupun segera naik bus tersebut dan mencari tempat duduk yang masih kosong. Alhamdulillah masih ada yang satu yang kosong, akupun langsung menuju tempat duduk tersebut dan kedua temanku duduk dibagian depan dekat sopir dan satu temanku belum mendapat tempat duduk, akhirnya diapun berdiri. Sebenarnya nggak enak hati juga sih ada teman yang berdiri, tapi aku capek sekali jadi ya sudahlah paling juga entar dapat tempat duduk setelah ada penumpang yang lain turun(Hehehehe agak egois dikit).
Mataharipun masih bersinar dengan teriknya. Tapi mataku sudah nggak bisa diajak kompromi. Selalu saja kalau naik bus mata ini mengajak untuk segera memejamkannya. Ya sudahlah akhirnya menurut saja diriku sama mata ini. Perjalanan klong ha menuju muang ake ditempuh dengan waktu kurang lebih 45 menit dan dengan ongkos yang berbeda-beda. Kalau naik bus yang tarif biasa 10-15 bath, kalau bus yang yang warna kuning agak keatasan dikit ongkosnya(hehehehe) hanya 16 bath sih…..
Hem……muang ake sudah dekat. Temanku segera saja membangunkanku, akupun segera membuka mata karena tahu kalau hampir sampai. Dihalte bus kita take off dan untuk menuju apartemen masih harus jalan kira-kira tidak samapi 2 km(kurang tau pasti jaraknya,he3). Sebelum pulang meuju partemen aku mampir ke salah satu pedagang kaki lima yang menjual jajanan. Akupun membeli salah satu makanan yang dijualnya dengan harga 10bath, setelah itu dengan segera aku melangkahkan kaki karena ingin segera sampai kerumah tempatku bernanung selama di negri ini.
Alhamdulillah akhirnya sampai juga……

To be continue…
Rz_Q

1 Comment

Filed under Catcilku

One response to “Senja di ufuk barat….

  1. abi haddad

    senja…..wah nama q ko’di pakai…..memang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s