Memaknai Hari Kelahiran

Happy birth day to you
Happy birth day to you,
Happy birth day happy birth day
Happy birth day to you


Lagu itulah yang sering kita dengar ketika ada seorang dari teman atau saudara kita sedang memperingati hari ulang tahun. Banyak cara yang digunakan orang dalam rangka peringatan hari ulang tahunnya. Ada yang dengan mengadakan pesta besar-besaran dengan mengundang seluruh teman dan saudara terdekatnya untuk menghadiri dan dalam peringatannya identik dengan tiup lilin. Sebenarnya apa sih hubungannya ulang tahun dengan acara tiup lili saya juga kurang faham. Namun ada juga yang hanya dengan perayaan biasa dengan tasyakuran kecil-kecilan dan tidak jarang pula yang cuek dengan peringatan ulang tahunnya.

Yang perlu kita cermati disini, bagaimana kita memaknai ulang tahun tersebut. Ulang tahun secara bahasa artinya kita mengulang tanggal dan bulan yang sama dengan hari ketika kita dilahirkan. Dalam peringatan ulang tahun ini ada orang yang dengan perasaan bahagia menyambutnya, bahkan merupakan hari yang sangat dinanti-nantikan , ada pula yang sedih menyambutnya.
Banyak alasan kenapa seseorang sedih ketika hari ulang tahunnya tiba. Hal pertama yang sering dirasakan adalah jatah kontrak kita didunia semakin berkurang. Alasan lain mungkin karena belum tercapainya apa yang telah ditargetkan selama ini. Dan masih banyak alasan-alasan lain.

Kalau saya pribadi, pemaknaan ulang tahun bagi saya merupakan hari yang menyenangkan sekaligus menyedihkan. Merasa senang karena Alhamdulillah masih diberi panjang umur dan kesempatan menghirup udara segar sampai di tahun ini, sedihnya karena jatah saya hidup didunia sudah berkurang satu tahun. Alasan lain lagi, sampai saat ini saya belum bisa membahagiakan kedua orang tua saya, belum bisa menggapai apa-apa yang saya targetkan selama ini.
Dihari ulang tahun ini juga seharusnya menjadi ajang introspeksi diri dan berusaha untuk memperbaiki segala kekurangan dan kesalahan dimasa lalu. Muhasabah itu sangat penting bagi tiap-tiap ummat muslim, karena dengan muhasabah kita bisa menilai sejauh mana ketaqwaan kita kepada Allah, sehingga ada usaha untuk lebih meningkatkan.

Dan Alhamdulillah hari ini saya genap berumur 20 tahun. Seperlima abad sudah saya merasakan kehidupan dunia yang penuh dengan warna, senang susah sudah pernah saya rasakan. Dan itu semua merupakan pelajaran bagi saya bahwa menjalani kehidupan ini tidaklah mudah kalau kita hanya mengandalkan kemampuan diri kita sendiri. Seharusnyalah kita bersandar kepada Allah, karenan dengan begitu akan terasa lebih mudah menjalaninya. Dan semoga saya selalu mendapat tuntunan dan petunjuk Allah.
Belum banyak yang bisa saya berikan untuk orang tua, agama dan bangsa. Mudah-mudahan disisa umur saya bisa memberikan sesuatu yang terbaik buat orang-orang sekitar dan bisa bermanfaat untuk agama, nusa dan bangsa. Amin…..

Krung Threp, 23 Juni 2009
Rizqiyanti Amaliyah

Leave a comment

Filed under Catcilku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s