Monthly Archives: September 2009

Wonderful of Bangsaen

Happy ied Mubarak, Bangkok

Happy ied Mubarak, Bangkok

Allahu akbar…..
Allahu akbar…..
Allahu akbar…..
Lailaahaillahu allahu akbar….
Allahu akbar Walillahilham…..

Takbir itupun selesai berkumandang, solat ied juga sudah selesai didirikan. Kini seluruh umat muslim yang ada di Thailand saling bersalam-salaman dan bermaaf-maafan dengan sesamanya. Tak ketinggalan juga aku, salah satu Mahasiswa yang sedang menuntut ilmu dinegri gajah putih ini untuk satu tahun saja. Baru tahun ini aku berlebaran dinegri orang, tidak bersama orang tua maupun keluarga. Hanya bersama keluarga kecil saja yang terdiri dari 15 orang. Continue reading

8 Comments

Filed under Catcilku, Jalan-jalan

Selamat berlebaran……:)

idulfitri

Allahu akbar…….
Allahu akbar…….
Allahu akbar…….
Lailaaha illallahu allahu akbar
Allahu akbar walillahilham

Suara bedug itupun menggema diseluruh penghujung kota, teriakan riang para adek kecil juga sudah mulai riuh dengan baju barunya yang dibelikan oleh umi abi mereka, dapur tidak berhenti mengepul, para ibu-ibu yang sedang sibuk mempersiapkan beraneka ragam makanan khas lebaran, tak kalah juga para bapak-bapak yang sudah bersiap mengenakan baju koko menuju masjid. Selepas pulang dari masjid acara halal bihalal pun ada dimana mana, dari keluarga kecil sampai keluarga terbesar, dari sesama teman, sesama saudara, dan sesama tetangga. Silaturrahim merupakan sarana bagi umat muslim untuk mempererat tali persaudaraan. Bagi anak kecil kurang lengkap rasanya kalo lebaran belum menerima angpau. Pasti mereka akan meminta kepada siapapun tanpa ada rasa malu untuk mendapatkannya. Asik…..kue lebaran juga ngga ketinggalan dalam acara halal bihalal ini. Tanpa kue-kue lebaran kurang terasa khasnya, meskipun itu bukan hal yang utama tapi kue merupakan penunjang isi perut agar tidak lapar, hahahaha, juga tidak ketinggalan makanan ketupat yang selalu menemani saat-saat lebaran kita utamanya bagi penduduk indonesia. Tapi sayang, semua itu hanya bisa terbayang dan jadi cerita saja bagi diriku. Diriku yang kini sedang dirantau tidak bisa merayakan lebaran seperti biasa dikampung. Tidak enak lebaran dinegri orang, apalagi dinegri yang sebagian besar penduduknya nonmuslim. Suasana lebaran terasa biasa-biasa saja, tidak ada kesibukan spesial bagi mereka dihari lebaran ini. Alhamdulillah aku tinggalnya tidak sendiri. Aku masih punya 14 orang teman sekabupaten yang juga sedang study bersama diriku dan menjadi keluarga sementaraku selama satu tahun. Teman juga seperti keluarga yang selalu ada dimana kita butuh, saat kita sedih mereka jadi pelipur lara kita, saat kita senang mereka juga merasakan kebahagiaan kita, saat kita sakit merekalah yang selalu setia merawat kita, siapa lagi kalo bukan teman.Ketika jauh dengan keluarga teman sangatlah berarti dalam hidup kita.
Continue reading

8 Comments

Filed under Ada cerita disini, Catcilku

Catatanku dihari ini

Ramadhan, kini sudah hampir tiada. Tapi apa yang telah bisa kuperbaiki selama dibulan Ramadhan. Sepertinya ramadhan tahun ini banyak kemunduran yang terjadi pada diriku. Banyak sebab mungkin yang bisa jadi pemicunya. Penyebab utama yang paling membuat nggak nyaman adalah dari faktor lingkungan. Lingkungan yang sebagian besar berpenduduk non muslim otomatis tidak kenal dengan istilah puasa, maksutnya tidak ada ajaran untuk melakukan kewajiban berpuasa seperti dalam ajaran agama islam,meskipun hanya kenal namanya saja. Mereka sih sebenarnya toleransi kepada kita, cuma bukan masalah makanan aja yang menjadi godaan, tapi lebih mengarah ke masalah pandangan mata. Di negri thailand, kalau tidak pandai2 menjaga mata bisa rusak nech mata kita…hehehe, pemandangannya itu loh yang bikin kita ngga nyaman. Mereka para perempuan khususnya suka menggunakan pakaian pendek, pakaian yang bisa mengundang pikiran yang tidak2 gitulah.Apalagi untuk kaum adam, harus seketat mungkin menjaga mata untuk tidak memandang hal2 yang bisa mengurangi pahala puasa.
Faktor lainnya mungkin karena kurangnya semangat dari diri kita sendiri untuk berniat memperbaiki segala amal ibadah kita. Sebenarnya segala sesuatu kembali kepada diri kita sendiri, entah dimana kita tinggal kalau semangat juangnya untuk berkonsentrasi kepada kegiatan dibulan Ramadhan insya allah akan tetap terjaga. Coba dari diri sendiri aja dulu, dari hal yang terkecil, pernah nggak kita terfikir untuk beramal dengan hati yang ikhlas, pernah ngga kita terfikir untuk saling membantu orang lain tanpa mengharap imbalan dan pujian. Subhanallah, sungguh penyakit hati memang sangat sulit untuk dikendalikan. Sering kita melakukan kebaikan tapi hati kita masih tidak ikhlas, masih dongkol, suka menggunjing dan sebagainya. Tapi entahlah, namanya manusia tidak pernah jauh dari kesalahan dan kekhilafan. Tapi dari sini saya coba koreksi diri lagi, kembali memperbaiki apa-apa yang telah lalu, merenungi diri.
Hal terbesar yang saat ini melanda diri saya adalah masalah hati. Entah angin apa yang bisa membuat hati saya jadi seperti ini, serasa tidak terkontrol. Astaghfirullah, ampuni segala dosa hamba ya Rabb.
Mumpung Ramadhan belum habis, ayuk kita coba perbaiki diri, belum tentu kita masih bisa berjumpa di Ramadhan tahun depan, meskipun kita sudah mengharapkannya, karena taqdir Allah ngga ada yang tau.
Ya Allah,tolonglah hamba selalu untuk senantiasa mudah dalam menjalankan kebaikan, senantiasa diberi hati yang ikhlas, sabar dan tawadhu’. Insya allah,,,,akan berbuah indah dihari kemenangan nanti.
Wallahu a’lam

Leave a comment

Filed under Catcilku, Iseng, Ramadhan